Minggu, 22 Mei 2011

Perkembangan Bahasa



Bagaimanakah peran bahasa dalam perkembangan kognitif anak?
Dalam hal ini kita akan membahas bahasa merupakan bagian dalam mengembanagkan kognitis pada anak. Dalam perkembangan bahasa ada beberapa tokoh yang telah mengembangkan perkembangan sebagai peran peting dalam perkembangan kognitif pada anak. Salah satu tokoh yang akan kita bahas ialah vygotsky. Bahasa merupakan bentuk komunikasi baik tulisan maupun lisan baik secara tertulis ataupun tanda yang didasarkan pada system symbol. Semua bahasa manusia adalah generative (diciptakan). Dalam berbahasa, kita menggunakan kombinasi dalam perangkaian kata-kata tersebut sehingga menjadi kesatuan bahasa yang kecil. Aturan-aturan untuk mengkombinasikan morfem-morfem yang merupakan serangkain suara yang bermakna yang merupakan kesatuan bahasa terkecil disebut morfologi. Dan cara mengkombinasikan untuk membentuk frase dan kalimat yang dapat diterima disebut sintaksis. Kita tidak hanya bisa menyusun dan mengkombinasikan frase tersebut sesuai aturan tetapi kita juga harus bisa menggunakan sintaksi-sintaksi tersebut dalam percakapan. Dengan percakapan yang baik dan tepat kita dapat menggunakan yang disebut pragmatis. Sesuai perkembangan bahasa kit adapt mengetahui peran bahasa itu sendiri dalam kognitif sesorang apalgi anak-anak. Oleh karena itu, dapat dijelaskan oleh Vygotsky yang merupakan tokoh yang telah banyak mengembangakan teorinya dalam perkembangan bahasa. Vygotsky menjelaskan bahwa peran bahasa sangat berpengaruh dalam hal perkembangan kognitif anak. Ada tiga klaim dalam inti pandangannya.
1. Keahlian kognitif anak dapat dipahami apabila dianalisa dan diinterpretasikan secara developmental, dan kemampuan kogintif dimediasi dengan kata, bahasa, dan diskursus, yang berfungsi sebagai alat psikologis untuk membantu dan mentransformasi aktivitas mental, serta kemapuan koginitif berasal dari relasi sosial yang dipengaruhi oleh latar belakang sosial cultural.
2. Yakni untuk memahami fungsi kita harus memeriksa alat yang memperantai dan membentuknya, membuat vygotsky percaya bahwa bahasa adalah alat yang paling penting. Vygotsky berpendapat bahwa pada masa kanak-kanak awal, bahasa mulai digunakan sebagai alat yang membantu anak untuk merancang aktivitas dan memecahkan masalah.
3. Vygotsky berpendapat bahwa kemampuan kognitif berasal dari hubungan sosial dan cultural. Vygotsky mengatakan bahwa perkembangan anak tidak bisa dipisahkan dari kegiatan sosial dan cultural. Dia percaya bahwa perkembangan memori, perhatian, dan nalar melibatkan pembelajaran untuk menggunakan alat yang ada dalam masyarakat, seperti bahasa, system matematika, dan strategi memoti.
Dengan begitu, bahasa sangat berperan dalam perkembangan kognitif yang dipengaruhi oleh sosial cultural kita.

Sumber : Jhon W. Santrock

0 komentar:

Poskan Komentar