Sabtu, 15 September 2012

Tugas Kelompok Psikologi Belajar


Nama Anggota :
Imam Damara       09032id.blogspot.com

Ichsan Syah Lubis10011ichsan.blogspot.com
Arief Tri Prabowo 10118arief.blogspot.com 
  

Robert Gagne
Dari hasil pembahasan yang telah dilakukan oleh kelompok, didapatkan berbagai pendapat dari masing-masing anggota kelompok yang kemudian dibahas berdasarkan teori belajar Robert Gagne. Adapun teori-teori yang dipakai seperti:
    1.       Keterampilan apresiasi dan penalaran manusia dengan semua variasinya, dan juga harapan, aspirasi, sikap, dan nilai-nilai manusia, umumnya diakui bahwa perkembangannya sebagian besar bergantung pada peristiwa yang disebut dengan belajar (Gange,1985,h.1)
      
    2.      Tiga prinsip pembelajaran yang efektif :
·         Memberikan pembelajaran
·         Memastikan bahwa setiap tugas komponen itu dikuasai
·         Sekuensi tugas yang dikerjakan
    
   3.      Dalam proses pembelajaran hal yang sangat dominan berperan yakni yang dipengaruhi oleh stimulus respon dan kognitif.
      
     4.      Terdapat 5 asumsi dasar kondisi belajar Gagne, dua diantaranya adalah :
       *  Banyak hasil belajar manusia digeneralisasikan keberbagai macam situas
    *  Belajar manusia adalah kumulatif; belajar keterampilan yang kompleks didasarkan pada belajar sebelumnya.
      
     5.      Gagne melihat proses belajar mengajar dibagi menjadi beberapa komponen penting yaitu :
1.     Fase – fase pembelajaran seperti (1) Receiving the stimulus situation (apprehending), (2) Stage of acquisition, (3) Storage, (4) Retrieval.
2.    Kapabilitas manusia dari hasil belajar (outcomes) seperti : informasi verbal, keterampilan intelektual, keterampilan motorik, sikap dan strategi kognitif.
3.     Kondisi atau tipe pembelajaran seperti kondisi internal dan eksternal atau lebih terperinci seperti signal learning, stimulus-respon learning, chaining, verbal association, discrimination learning, concept learning, rule learning, problem solving.
4.     Kejadian-kejadian instruksional seperti : persiapan belajar, akuisisi dan kinerja, transfer belajar.  

6. Terdiri dari 3 komponen utama, yaitu : (a) sistem untuk menjelaskan diversitas kapabilitas manusia; (b) proses pemerolehan kapabilitas; (c) langkah-langkah dalam pembelajaran yang mendukung setiap langkah dalam belajar.

 

Sumber:
Gredler, Margaret E. (2011). Learning and Instruction Teori dan Aplikasi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Pengalaman Kegiatan GSQ




Pengalaman :
     Ketika saya terpilih sebagai ketua panitia dalam kegiatan Gerakan Seribu Qur’an, awalnya saya sangat terkejut dan tidak tau apa yang akan saya lakukan. Didalam kepanitian ada Steering Committe (SC)  yang berfungsi sebagai pengawas (Monitoring) dalam menjalankan kegiatan tersebut. Lalu, SC memberi pemahaman kepada saya mengenai peran sebagai ketua panitia. Kemudian, saya lakukan apa yang dianjurkan oleh SC tersebut. Pada rapat perdana dilakukan, saya bingung mau melakukan atau membahas apa didalam rapat, tetapi saya mencoba mengingat dari perkataan-perkataan oleh para senior yang telah lama berkecimpung dalam melakukan kegiatan-kegiatan dan mengingat kembali ketika saya menjadi panitia kegiatan ataupun ketua panitia. 
      Selanjutnya, saya mencoba membuka rapat dengan penuh semangat, tujuannya agar rapat dapat berjalan dengan khidmat, terbuka, aktif, dan alhamdulillah rapat perdananya berjalan dengan baik. Walaupun ada satu atau 2 orang yang masih malu-malu dalam mengungkapkan opininya, namun itu bukan menjadi kendala saya untuk tidak mengikutsertakan mereka apabila ada rapat selanjutnya. Saya hanya berpikir bahwasanya, dengan berjalnnya waktu mereka akan terbuka dengan opininya dan tidak takut untuk aktif ketika ada pertemuan atau rapat. 
     Setelah melakukan persiapan yang sudah direncanakan pada rapat perdana, lalu saya mengumpulkan panitia presidium untuk melakukan rapat presidium membahas hasil rapat perdana dan tindak lanjut dari konsep yang telah dirancang pada saat rapat perdana. Selanjutnya, saya mengadakan rapat harian dengan seluruh panitia untuk menanyakan sejauh mana rekan-rekan sudah melaksanakan tugas yang telah diberikan. Dan pada suatu ketika, saya mengadakan rapat hanya dihadiri oleh 10 dari 50 panitia, itu membuat saya kesal dengan rekan-rekan atas ketidakhadirannya rapat harian.namun, saya mencoba untuk tidak terlalu bergantung pada rekan-rekan, saya mencoba untuk melaksanakan tugas-tugas mereka, seperti membuat proposal, membuat surat undangan, meminjam peralatan maupun tempat, dll. Itu saya kerjakan sendiri karena saya tidak mau kalau kegiatan ini tidak terlaksana karena kurangnya keaktifan panitia dan komimten panitia dalam menjalankan amanah yang telah diberikan. 
       Dan dengan usaha saya untuk tetap melaksanakan kegiatan tersebut, akhirnya terbalaskan keringat saya dalam mengusahakan kegiatan tersebut yang terlaksana dengan baik. Lalu, saya juga tidak bingung lagi ataupun merasa cemas, gugup, ketika saya terpilih menjadi ketua kegiatan atau pekerjaan yang mengkordinir kegiatan selanjutnya.

Senin, 10 September 2012

Robert Gagne



Teori Belajar Gagne
Keterampilan, apresiasi, dan penalaran manusia dengan semua variasinya, dan juga harapan, aspirasi, sikap, dan nilai-nilai manusia, umumnya diakui bahwa perkembangannya sebagian besar bergantung pada peristiwa yang disebut dengan belajar. (Gagne, 1985, h.1)



Gagne itu siapa ya?

Robert Gagne adalah seorang direktur laboratorium yang meriset latihan-latihan personal perlengkapan elektronik. Beliau lahir pada tahun 1916 di North Andover dan meninggal tanggal 28 April 2002. Beliau mendapatkan gelar A.B. pada Yale tahun 1937 dan pada tahun 1940 mendapat gelar Ph.D. dalam Psychology dari Universitas Brown. Mengajar pada Connecticut College for Women dari 1940-1949 dan kemudian pada Penn State University dari 1945-1946. Antara 1949-1958, Gagne menjadi direktur “perceptual and motor skills laborartory” dari U.S. Air force. Pada saat itu dia mulai mengembangkan beberapa idenya yaitu teori belajar yang disebut "The Conditions of Learning".

Prinsip Belajar
Gagne berpendapat bahwa belajar adalah faktor kausal penting dalam perkembangan. Belajar manusia bersifat kumulatif, kompleks dan beragam. Belajar menghasilkan disposisi yang dipertahankan yang dibuktikan oleh kinerja teretentu. Hasil dari belajar disebut kapabilitas. Proses belajar adalah proses kognitif yang memproses informasi dilingkungan menjadi berbagai macam kapabilitas. Gagne melihat proses belajar mengajar dibagi menjadi beberapa komponen penting yaitu :
1.     Fase – fase pembelajaran seperti (1) Receiving the stimulus situation (apprehending), (2) Stage of acquisition, (3) Storage, (4) Retrieval.
2.    Kapabilitas manusia dari hasil belajar (outcomes) seperti : informasi verbal, keterampilan intelektual, keterampilan motorik, sikap dan strategi kognitif.
3.     Kondisi atau tipe pembelajaran seperti kondisi internal dan eksternal atau lebih terperinci seperti signal learning, stimulus-respon learning, chaining, verbal association, discrimination learning, concept learning, rule learning, problem solving.
4.     Kejadian-kejadian instruksional seperti : persiapan belajar, akuisisi dan kinerja, transfer belajar,

Kerangka Belajar
Terdiri dari 3 komponen utama, yaitu : (a) sistem untuk menjelaskan diversitas kapabilitas manusia; (b) proses pemerolehan kapabilitas; (c) langkah-langkah dalam pembelajaran yang mendukung setiap langkah dalam belajar.

Prinsip Pembelajaran
Belajar dapat terjadi baik karena ada ataupun tidak adanya kegiatan pembelajaran akan tetapi masing-masing tahapan belajar yang diidentifikasikan oleh Gagne mungkin dipengaruhi oleh kejadian diluar diri si pembelajar. Ketika dirancang dengan cermat untuk mendukung belajar, maka kegiatan eksternal itu dinamakan kegiatan pembelajaran. Kegiatan eksternal ini tidak menimbulkan aktivitas belajar mereka hanya dapat mendukung pemrosesan internal pembelajar.
Tiga prinsip dari pembelajaran yang efektif yang disebutkan oleh Gagne dalam analisis tugas latihan adalah: (a) memberikan pembelajaran mengenai seperangkat tugas-tugas komponen yang diarahkan untuk membangun tugas final; (b) memastikan bahwa setiap tugas komponen dikuasai; dan (c) sekuensi tugas komponen untuk memastikan transfer yang optimal ke tugas final (Gagne, 1962a, 1962b).  

Aplikasi Pendidikan
Adapun aplikasi teori Gagne dalam dunia pendidikan seperti isu kelas yakni membahas beberapa isu penting dalam kelas, motivasi dengan mendesain pembelajaran yang efektif mencakup identifikasi motif siswa dan penyaluran motif itu ke kegiatan yang produktif dalam rangka mencapai tujuan belajar, transfer belajar, pengajaran pemecahan masalah, mengembangkan strategi kelas, merancang pelajaran.

Kesimpulan
Proses belajar manusia tidak hanya dipengaruhi oleh stimulus respon. Namun dipengaruhi oleh faktor kognitif dan dapat dilihat dari kapabilitas manusia itu setelah belajar dari peristiwa yang dialaminya.


Nama Anggota
Imam Damara          09032id.blogspot.com
Ichsan Syah Lubis   10011ichsan.blogspot.com
Arief T. Prabowo     10118arief.blogspot.com
 
Sumber:
Gredler, Margaret E. (2011). Learning and Instruction Teori dan Aplikasi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.